Panduan Fitur Store Settings

Sebelum sistem reservasi WhatsApp CRM bisa berjalan, ada satu konfigurasi awal yang perlu diselesaikan terlebih dahulu yaitu Store Settings.

Fitur ini bertindak sebagai pusat kendali dari toko Anda. Melalui Store Settings, Anda bisa mengatur profil dasar bisnis, menetapkan batasan atau mengatur lebih lanjut terkait cara kerja bot reservasi, hingga merancang sendiri formulir pendaftaran yang akan diisi oleh pelanggan.

Mari pelajari lebih lanjut bagaimana fitur ini bekerja dan cara mengaturnya untuk kelancaran bisnis Anda.

Apa itu Store Settings?

Store Settings adalah menu pengaturan utama di dalam dashboard  WhatsApp CRM yang memungkinkan Anda mengonfigurasi bagaimana sistem reservasi berinteraksi dengan pelanggan.

Melalui fitur ini, Anda memiliki kendali penuh untuk menentukan seberapa jauh hari pelanggan bisa melakukan reservasi, mengatur durasi setiap sesi, mencegah reservasi mendadak, hingga memilih data apa saja yang wajib diisi oleh pelanggan saat melakukan reservasi.

Cara Mengelola Store Settings

Untuk mengakses fitur Store Settings, buka menu Store Settings di sidebar kiri dashboard Anda. Di dalamnya, terdapat tiga tab utama dengan fungsi yang berbeda-beda.

1. Tab Profile (Identitas Bisnis)

Tab Profile Setting pada dashboard WhatsApp CRM

Tab pertama ini adalah tempat Anda mengisi informasi dasar bisnis yang akan tampil dan berinteraksi dengan pelanggan. Pastikan semua data berikut sudah terisi dengan lengkap dan akurat:

  • Name: Nama bisnis atau toko Anda
  • Phone Number: Nomor telepon operasional
  • Address: Alamat lengkap lokasi bisnis atau toko Anda
  • Map Link: Tautan Google Maps agar pelanggan mudah menemukan lokasi Anda
  • Website: Alamat situs web resmi perusahaan

Setelah selesai, klik tombol Save untuk menyimpan perubahan.

2. Tab Reservation (Konfigurasi Sistem Reservasi)

Tab Reservation Settings pada WhatsApp CRM

Pada tab ini, Anda dapat mengonfigurasi bagaimana WhatsApp CRM mengelola ketersediaan waktu dan persetujuan jadwal secara sistematis. Beberapa hal lain yang bisa Anda sesuaikan meliputi:

  • How Far Ahead to Accept Reservations: Menentukan batas maksimal waktu pemesanan ke depan. Jika diisi 60 days, pelanggan hanya bisa memesan jadwal dalam rentang dua bulan ke depan.
  • Automatically Approve New Slots: Jika diaktifkan, sistem akan otomatis menyetujui pembuatan slot reservasi baru tanpa perlu persetujuan manual dari admin.
  • Automatically Approve Reservations: Setiap permintaan booking dari pelanggan akan langsung berstatus disetujui secara otomatis, tanpa perlu konfirmasi dari admin.
  • Default Reservation Length: Durasi standar untuk satu sesi layanan. Misalnya, 60 menit per sesi kunjungan/layanan.
  • Reservation Deadline: Pengaturan ini menentukan batas waktu minimal sebelum jam kedatangan yang masih bisa dipesan pelanggan. Jika diisi 120 menit, misalnya, pelanggan tidak bisa memesan slot dalam rentang 2 jam ke depan. Pengaturan ini efektif untuk mencegah resiko double booking karena waktu yang terlalu mepet.

Setelah selesai, klik tombol Save untuk menyimpan perubahan.

3. Tab Reservation Form

Setiap bisnis membutuhkan data pelanggan yang berbeda. Tab ini memungkinkan Anda mengatur field apa saja yang muncul di formulir booking, seperti nama, email, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, dan kode pos.

Untuk setiap field, Anda bisa menentukan statusnya:

  • Required: Wajib diisi, pelanggan tidak bisa melanjutkan proses booking jika field ini dikosongkan
  • Optional: Boleh dilewati sesuai pilihan pelanggan

Dengan begitu, Anda bisa mengumpulkan data yang benar-benar relevan untuk kebutuhan bisnis dan marketing Anda.

Kesimpulan

Setelah semua pengaturan di Store Settings selesai dikonfigurasi, sistem reservasi Anda sudah siap berjalan. Pelanggan bisa langsung booking sesuai aturan yang Anda tetapkan, tanpa perlu ada yang memantau satu per satu.

Luangkan waktu untuk mengisi setiap bagian dengan cermat. Pada akhirnya, konfigurasi yang baik di awal akan menghemat banyak waktu dan tenaga tim Anda dalam jangka panjang. Bisnis bisa berjalan lebih teratur, pelanggan mendapat pengalaman yang lebih baik, dan Anda tidak perlu lagi terjebak dalam urusan operasional yang seharusnya bisa dilakukan secara otomatis.

Scroll to Top